Selasa, 03 Februari 2015

sitematika laporan praktik konseling karir



SISTEMATIKA LAPORAN PRAKTIK
KONSELING KARIR

A.      PENDAHULUAN
1)      Latar  Belakang
2)      Tujuan
3)      Kerangka kerja
a.       Penyusunan program pengembangan dan pembinaan staf personil
b.      Program layanan konseling terhadap staf personil (POLA BK 17+)
4)      TEMPAT DAN WAKTU
B.      KERANGKA KONSEPTUAL KONSELING KARIER
C.      PENYUSUNAN PROGRAM PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KARIR
a.       Persiapan (akademik, teknis pelaksanaan, diskusi dan pelatihan)
b.      Penetapan tujuan Konseling Karier
c.       Penetapan Sasaran
d.      Penetapan waktu dan lokasi
e.      Penyusunan Program
D.      IMPLEMENTASI PROGRAM
1.       Hasil Asesment Kebutuhan Staf/Karyawan (Pengungkapan Data)
2.       Program pengembangan dan pembinaan staff melalui seminar
3.       Program Pengembangan Kondisi Kerja (pelatihan motivasi kerja)
4.       Program Relaksasi, Rekreasi dan Out Bond
5.       Pelyanan Konseling (KP DAPAT 3 KLIEN DENGAN MASALAH INI, LIHAT LAMPIRAN,KKP DILAKUKAN DIMANA, MASALAH APA LIHAT DI MANA,)
E.       EVALUASI
1.       Proses
2.       product
F.       REFLEKSI
G.     DAFTAR PUSTAKA
H.      LAMPIRAN






Penjelasan materi diatas :
Latar belakang : mengapa kok dilakukan di sana ditinjau dari dua sisi dari perusahaan dan ditinjau dari  konselor sendiri.jika dari lembaga.agar kinerja sdm bisa maksimal maka sdm harus dimaksimalkan, bisa dilihat di beberapa rujukan yang bisa dipakai. Konseling berperan dalam meningkatkakn sdm staff
Tujuan seperti proposal : tersusunnya, terlaksananya kayak dibuku ijo
Targetnya : ada 6 tersusunnya ada out bond dan terselenggarakannya layanan konseling. Tujuan tidak pernah bisa terlepas dari latar belakang.
Latar belakang  dilihat dari kepentingan perusahaan dalam hal ini karna ingin memperoleh pengalaman praktek dilambaga dalam rangka mengaplikasikan layanan konseling
Kerangka kerja. Bisa disampaikan operasional yang berkaitan. Contoh program pengembangan . garis besar apa yang terlaksana sesuai dengan
Progaram kerangka kerja ada dua yang meliputi penyusunan program

FOKUSKAN KONSEPTUAL KONSELING KARIR PADA BUKU’ YANG BERHUBUNGAN DENGAN ORANG DEWASA EX: BUKUNYA PROF. MUNANDIR, DARI BERBAGAI BUKU TENTANG KARIR TAPI YANG TIDAK UNTUK ANAK SMA ATAU REMAJAa
Akademik : apa yang kita kuliahkan diceritaka,n secara singkat, bekal sebagai
Teknis pelaksanaan: menghubungi tempat praktek, melakukan loby, alasan memilih bagaimana tehnisnya saat menghubungi tempat praktek. Dan bagaimana saat memberikan outbond
PENETAPAN TUJUAN KONSELING KARIR. TIDAK HARUS SAMA PERSIS TAPI HARUS KONSISTEN DENGAN TUJUAN ITU.BISA DIRUMUSKAN DENGAN KATA, TERLAKSANYAN PROGRAM TERSUSUNNYA PROGRAM PENGEMBANGAN DALAM HAL APA, MENUNJUK PADA TEMPAT PELAKSANAANYA, CONTOH TUJUANNYA di bab 3: TERWUJUDNYA tersusunya program pengembangan danpembinaan staff karyawanga ada namanya . Tapi di di sub C contoh : tersusunnya program pengembangan dan pembinaan staff karyawan SMA Keramat
Penetapan sasaran  dilaporkan berapa jenis kelamin. Ditinjau dari jenis kelamin, ditinjau dari .....
PENETAPAN WAKTU DAN LOKASI LEBIH RINCI, MAU MELAKUKAN KEG PADA TANGGAL BERAPA TEMPAT DIMANA, JIKA MAU NGELAKUKAN KONSELING, TEMPAT NYA DIMANA
Hasil assesmen apapun itu baik istrumen ataupun wawancara dan observasi bisa diisikan kekdalam laporan.
CONTOH PROGRAM, PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN STAF MELALUI SEMINAR, ceritakan materi nya apa, dan ceritakan secara proses apa yang terjadi, serta hasil secara sepintas yang tampak
CONTOH PROGRAM PENGEMBANGAN KONDISI KERJA , misalnya di perusahaan itu staf nya motivasinya kurang, bisa kita beri pelatihan motivasi kerja.
Seminar : lebih pada pengembangan pengetahuan dan wawasan tdk pada keterampilan
Training : jika dicontohkan bagaimana cara meningkatkan contohnya dan dipraktikan . ada ketrampilan yang bisa langsung dicoba atau diterapkan, seperti konten yang didapat. Prakteknya pun hanya hasil yang kecil” tapi bisa dikatakan action
EFALUASI DAPAT DILIHAT DARI DUA SISI YANG PERTAMA ADALAH PROSES bagaimana berjalannya kegiatan itu, dari banyaknya kegiatan mana yang tidak tercapai dan kendalanyanya apa tDAN PRODUC bagaimana hasil yang bisa dilihat dan bisa dirasakan, bisa dilihat dari hasil angket. Yang kita berikan kepada karyawan,misal pertanyaan, seperti UCA adakah peningkatan setelah kegiatan, rencana jangka pendek yag akan dilakukan, perasaan yang dirasakan , (sebelum berakhir kegiatan, dibagikan angket penyajian menarik tidak, bermanfaat tidak, memberikan inspirasi pada kegiatan yang akan datang atau tidak)
REFLEKSI MAKSUDNYA:
Kemajuan” yang secara objektif dirasakan, adakah mempunyai pengalaman”baru yang menarik, yang membuat terstimulasi /terangsang tuntuk meningkatkan kegiatan itu. Ceritakan yang dialami secara jujur walau subjektif. Para dosen akan menilai hal ini karna berkaitan dengan kompetensi profesional yang bapak ibu peroleh setelah melakukan kegiatan

Jika ada laporan konseling individu dan lalin” dimasukan LAMPIRAN, DAFTAR HADIR KLIEN ATAU PESERTA, PHOTO

NB:
MEMBUAT DRAFT YANG HARUS DIKUMPULKAN UNTUK SEMUA KEGIATAN MATAKULIAH , DIKUMPUL SEBELUM YUDICIUM.
JADI WARNING!!!!!
KERJAKAN SESEGERA MUNGKIN
MENYUSUN LAPORAN DIKERJAKAN SENDIRI-SENDIRI. NAMUN ANTAR ANGGOTA HARUS SALING MENSUPORT
UPAYAKAN LAPORAN YANG OTENTIK, HINDARKAN COPY PASTE
DATA BOLEH DARI KELOMPOK, TAPI KETIKA DIOLAH HARUS ORIGINAL           
SEBELUM JANUARI UDAH SELESAI NYICIL.
UNTUK LAYANAN KONSELING TIDAK SAMA, MENDAPATKAN 17 KLIEN DIBAGI DALAM BEBERAPA KEGIATAN ITU KECIL. ADA YANG KONSELING KELOMPOK, KONSELING INDIVIDU
LATAR BELAKANG KATA-KATA KALIMATNYA DIBUAT BERBEDA DENGAN ANGGOTA KELOMPOK WALAUPUN TEMPATNYA SAMA INTINYA SAMA.

Tidak ada komentar: