SISTEMATIKA
LAPORAN PRAKTIK
KONSELING
KARIR
A.
PENDAHULUAN
1)
Latar
Belakang
2)
Tujuan
3)
Kerangka kerja
a.
Penyusunan program pengembangan dan pembinaan
staf personil
b.
Program layanan konseling terhadap staf personil
(POLA BK 17+)
4)
TEMPAT DAN WAKTU
B.
KERANGKA KONSEPTUAL KONSELING KARIER
C.
PENYUSUNAN PROGRAM PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN
KARIR
a.
Persiapan (akademik, teknis pelaksanaan, diskusi
dan pelatihan)
b.
Penetapan tujuan Konseling Karier
c.
Penetapan Sasaran
d.
Penetapan waktu dan lokasi
e.
Penyusunan Program
D.
IMPLEMENTASI PROGRAM
1.
Hasil Asesment Kebutuhan Staf/Karyawan
(Pengungkapan Data)
2.
Program pengembangan dan pembinaan staff melalui
seminar
3.
Program Pengembangan Kondisi Kerja (pelatihan
motivasi kerja)
4.
Program Relaksasi, Rekreasi dan Out Bond
5.
Pelyanan Konseling (KP DAPAT 3 KLIEN DENGAN
MASALAH INI, LIHAT LAMPIRAN,KKP DILAKUKAN DIMANA, MASALAH APA LIHAT DI MANA,)
E.
EVALUASI
1.
Proses
2.
product
F.
REFLEKSI
G.
DAFTAR PUSTAKA
H.
LAMPIRAN
Penjelasan materi diatas :
Latar belakang : mengapa kok dilakukan di sana ditinjau dari
dua sisi dari perusahaan dan ditinjau dari
konselor sendiri.jika dari lembaga.agar kinerja sdm bisa maksimal maka
sdm harus dimaksimalkan, bisa dilihat di beberapa rujukan yang bisa dipakai.
Konseling berperan dalam meningkatkakn sdm staff
Tujuan seperti proposal : tersusunnya, terlaksananya kayak
dibuku ijo
Targetnya : ada 6 tersusunnya ada out bond dan
terselenggarakannya layanan konseling. Tujuan tidak pernah bisa terlepas dari
latar belakang.
Latar belakang
dilihat dari kepentingan perusahaan dalam hal ini karna ingin memperoleh
pengalaman praktek dilambaga dalam rangka mengaplikasikan layanan konseling
Kerangka kerja. Bisa disampaikan operasional yang berkaitan.
Contoh program pengembangan . garis besar apa yang terlaksana sesuai dengan
Progaram kerangka kerja ada dua yang meliputi penyusunan
program
FOKUSKAN KONSEPTUAL KONSELING KARIR PADA BUKU’ YANG
BERHUBUNGAN DENGAN ORANG DEWASA EX: BUKUNYA PROF. MUNANDIR, DARI BERBAGAI BUKU
TENTANG KARIR TAPI YANG TIDAK UNTUK ANAK SMA ATAU REMAJAa
Akademik : apa yang kita kuliahkan diceritaka,n secara
singkat, bekal sebagai
Teknis pelaksanaan: menghubungi tempat praktek, melakukan
loby, alasan memilih bagaimana tehnisnya saat menghubungi tempat praktek. Dan
bagaimana saat memberikan outbond
PENETAPAN TUJUAN KONSELING KARIR. TIDAK HARUS SAMA PERSIS
TAPI HARUS KONSISTEN DENGAN TUJUAN ITU.BISA DIRUMUSKAN DENGAN KATA,
TERLAKSANYAN PROGRAM TERSUSUNNYA PROGRAM PENGEMBANGAN DALAM HAL APA, MENUNJUK
PADA TEMPAT PELAKSANAANYA, CONTOH TUJUANNYA di bab 3: TERWUJUDNYA tersusunya
program pengembangan danpembinaan staff karyawanga ada namanya . Tapi di di sub
C contoh : tersusunnya program pengembangan dan pembinaan staff karyawan SMA
Keramat
Penetapan sasaran
dilaporkan berapa jenis kelamin. Ditinjau dari jenis kelamin, ditinjau
dari .....
PENETAPAN WAKTU DAN LOKASI LEBIH RINCI, MAU MELAKUKAN KEG
PADA TANGGAL BERAPA TEMPAT DIMANA, JIKA MAU NGELAKUKAN KONSELING, TEMPAT NYA
DIMANA
Hasil assesmen apapun itu baik istrumen ataupun wawancara
dan observasi bisa diisikan kekdalam laporan.
CONTOH PROGRAM, PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN STAF MELALUI
SEMINAR, ceritakan materi nya apa, dan ceritakan secara proses apa yang
terjadi, serta hasil secara sepintas yang tampak
CONTOH PROGRAM PENGEMBANGAN KONDISI KERJA , misalnya di
perusahaan itu staf nya motivasinya kurang, bisa kita beri pelatihan motivasi
kerja.
Seminar : lebih pada pengembangan pengetahuan dan wawasan
tdk pada keterampilan
Training : jika dicontohkan bagaimana cara meningkatkan
contohnya dan dipraktikan . ada ketrampilan yang bisa langsung dicoba atau
diterapkan, seperti konten yang didapat. Prakteknya pun hanya hasil yang kecil”
tapi bisa dikatakan action
EFALUASI DAPAT DILIHAT DARI DUA SISI YANG PERTAMA ADALAH
PROSES bagaimana berjalannya kegiatan itu, dari banyaknya kegiatan mana yang
tidak tercapai dan kendalanyanya apa tDAN PRODUC bagaimana hasil yang bisa
dilihat dan bisa dirasakan, bisa dilihat dari hasil angket. Yang kita berikan
kepada karyawan,misal pertanyaan, seperti UCA adakah peningkatan setelah
kegiatan, rencana jangka pendek yag akan dilakukan, perasaan yang dirasakan ,
(sebelum berakhir kegiatan, dibagikan angket penyajian menarik tidak,
bermanfaat tidak, memberikan inspirasi pada kegiatan yang akan datang atau
tidak)
REFLEKSI MAKSUDNYA:
Kemajuan” yang secara objektif dirasakan, adakah mempunyai
pengalaman”baru yang menarik, yang membuat terstimulasi /terangsang tuntuk
meningkatkan kegiatan itu. Ceritakan yang dialami secara jujur walau subjektif.
Para dosen akan menilai hal ini karna berkaitan dengan kompetensi profesional
yang bapak ibu peroleh setelah melakukan kegiatan
Jika ada laporan konseling individu dan lalin”
dimasukan LAMPIRAN, DAFTAR HADIR KLIEN ATAU PESERTA, PHOTO
NB:
MEMBUAT DRAFT YANG HARUS DIKUMPULKAN UNTUK SEMUA KEGIATAN
MATAKULIAH , DIKUMPUL SEBELUM YUDICIUM.
JADI WARNING!!!!!
KERJAKAN SESEGERA MUNGKIN
MENYUSUN LAPORAN DIKERJAKAN SENDIRI-SENDIRI. NAMUN ANTAR
ANGGOTA HARUS SALING MENSUPORT
UPAYAKAN LAPORAN YANG OTENTIK, HINDARKAN COPY PASTE
DATA BOLEH DARI KELOMPOK, TAPI
KETIKA DIOLAH HARUS ORIGINAL
SEBELUM JANUARI UDAH SELESAI NYICIL.
UNTUK LAYANAN KONSELING TIDAK SAMA, MENDAPATKAN 17 KLIEN
DIBAGI DALAM BEBERAPA KEGIATAN ITU KECIL. ADA YANG KONSELING KELOMPOK,
KONSELING INDIVIDU
LATAR BELAKANG KATA-KATA KALIMATNYA DIBUAT BERBEDA DENGAN
ANGGOTA KELOMPOK WALAUPUN TEMPATNYA SAMA INTINYA SAMA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar